Wednesday, 12 October 2016

Contoh Critical Book Report Pendidikan Remaja




CRITICAL BOOK REPORT


DISUSUN
O
L
E
H
                      NAMA                       :
                      NIM                           :
      
                     MATA KULIAH          : Perkembangan Peserta Didik

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
2016









KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkatnya saya dapat menyelesaikan karya ilmiah ini. Meskipun banyak hambatan yang saya alami dalam proses pengerjaannya, tapi saya berhasil menyelesaikan karya ilmiah ini tepat pada waktunya. Tidak lupa saya sampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing. Karena itu saya berharap semoga karya ilmiah ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi kita bersama. Saya menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini. Saya berharap semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.






































DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR_______________________________________________
DAFTAR ISI______________________________________________________
BAB I: PENDAHULUAN____________________________________________
A.     LATAR BELAKANG_________________________________________
B.     TUJUAN___________________________________________________
C.     MANFAAT_________________________________________________
BAB II: ISI BUKU__________________________________________________
BAB III: PEMBAHASAN____________________________________________
A.     IDENTITAS BUKU___________________________________________
B.     PENILAIAN TERHADAP BUKU________________________________
C.     KEUNGGULAN_____________________________________________
D.     KELEMAHAN_______________________________________________
BAB IV: PENUTUP_________________________________________________
A.     KESIMPULAN____________________________________________
B.     SARAN_________________________________________________
DAFTAR PUSTAKA________________________________________________
































BAB I  
PENDAHULUAN
A.     LATAR BELAKANG
Dewasa ini tidak jarang kita temui remaja-remaja yang mengalami gangguan psikologis yang menghambat perkembangan remaja tersebut. Hal ini tentulah suatu hal yang perlu di atasi dan perlu mendapat tinjauan lebih lanjut. Gangguan pada remaja ini terutama di sebabkan oleh pengaruh psikologis. Dimana seorang remaja mengalami hambatan dalam mengembangkan kepribadiannya. Masa remaja merupakan masa mencari jati diri. Artinya pada remaja suka melihat permasalahan dengan menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri. Perilaku remaja tersebut sangat beresiko misalnya masalah kesehatan. Karena itu, peran orangtua tetap penting sebagai pengawas mereka.

B.     TUJUAN
Tujuan dari makalah ini untuk menjelaskan gambaran mengenai psikologi remaja kepada pembaca. Mengetahui apa yang di maksud dengan gangguan psikologi remaja, mengetahui gangguan yang paling sering di alami oleh remaja kebanyakan, memahami cara mengatasi gangguan psikologi pada remaja.

C.     MANFAAT
Penulis membuat makalah ini mengharapkan agar memberi manfaat bagi semua pihak, baik bagi penulis, mahasiswa, serta pembaca. Hasil penulisan ini juga di harapkan menambah pengetahuan bagi para pembaca tentang psikologi remaja.


       
















                                                                                   






BAB II
ISI BUKU
BAB I     DEFINISI REMAJA
Remaja adalah suatu masa dimana:
-          Individu berkembang dari saat pertama kali Ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual.
-          Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola identifikasi dari kanak-kanak menjadi dewasa.
-          Terjadi peralihan dari ketergantungan social ekonomi yang penuh pada keadaan yang relatif lebih mandiri.
    
Definisi Remaja Untuk Masyarakat  Indonesia
-          Di banyak masyarakat Indonesia, usia 11 tahun sudah di anggap akil balik, baik menurut adat maupun agama, sehingga masyarakat tidak lagi memperlakukan mereka sebagai anak-anak.

BAB II     TINJAUAN TEORI
A.     Remaja Dalam Rangka Perkembangan Jiwa Manusia

Tahap-tahap perkembangan jiwa menurut Aristoteles:
-          0-7 tahun: masa kanak-kanak
-          7-14 tahun: masa anak-anak
-          14-21 tahun: masa dewasa muda
Tahap-tahap perkembangan jiwa menurut Rousseau:
-          0-4 atau 5 tahun: masa kanak-kanak
-          5-12 tahun: masa bandel
-          12-15 tahun: masa bangkitnya akal, nalar dan kesadaran diri
-          15-20 tahun: masa kesempurnaan remaja/puncak perkembangan emosi
Tahap-tahap perkembangan jiwa menurut Bloss:
-          Remaja awal
-          Remaja madya
-          Remaja akhir

BAB III     PERKEMBANGAN FISIK REMAJA
A.     Pada Anak Perempuan
-          Pertumbuhan tulang-tulang
-          Pertumbuhan payudara
-          Tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kemaluan
-          Mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimal setiap tahunnya
-          Bulu kemaluan menjadi keriting
-          Haid
-          Tumbuh bulu-bulu ketiak

B.     Pada Anak Laki-Laki
-          Pertumbuhan tulang-tulang
-          Testis membesar
-          Tumbuh bulu kemaluan
-          Awal perubahan suara
-          Ejakulasi
-          Tumbuh rambut halus di wajah
-          Tumbuh bulu ketiak
-          Akhir perubahan suara
-          Tumbuh bulu di dada
C.     Hormon-Hormon Seksual
-          Kelenjar bawah otak
-          Testis
-          Indung telur
BAB IV     PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS REMAJA
A.     Pembentukan Konsep Diri
-          Pemekaran diri sendiri
-          Kemampuan untuk melihat diri sendiri secara objektif
-          Memiliki falsafah hidup tertentu
B.     Perkembangan Intelegensi
Jenis-jenis Intelegensi yaitu:
-          Bodily kinesthetic: kecerdasan yang terkait dengan gerakan anggota tubuh
-          Interpersonal: kecerdasan yang terkait dengan hubungan dengan orang lain
-          Verbal linguistic kemampuan yang terkait dengan kata-kata lisan maupun tertulis
-          Logical mathematical: menyangkut logika, penggunaan akal, abstraksi dan angka
-          Intrapersonal: kemampuan utama adalah introspeksi diri
-          Visual spatial: kemampuan yang tinggi dalam mengambil keputusandalam bidang    penglihatan dan ruang
-          Musical: kecerdasan musical terkait dengan irama, music, nada, dan pendengaran
C.     Perkembangan Peran Sosial
D.     Perkembangan Peran Gender
E.      Perkembangan Moral dan Religi

BAB V     REMAJA SEBAGAI SUBKULTUR
A.     Masyarakat Transisi
B.     Remaja dan Masyarakat Transisi
C.     Remaja Sebagai Anggota Keluarga
D.     Remaja Disekolah
E.      Remaja Dalam Masyarakat

BAB VI     PERILAKU SEKSUAL REMAJA
A.     Faktor-Faktor Penyebab Masalah Seksualitas Pada Remaja
-          Meningkatnya libido seksualitas
-          Penundaan usia perkawinan
-          Tabu-larangan
-          Kurangnya informasi tentang seks
-          Pergaulan yang makin bebas
B.     Nilai Seksual Pada Pria dan Wanita
-          Dari pada wanita, laki-laki lebih cenderung menyatakan bahwa mereka sudah berhubungan seks dan sudah aktif berperilaku seksual
-          Remaja putri menghubungkan seks dengan cinta
-          Sebagian besar dari hubungan seks remaja di awali dengan agresivitas pada remaja pria dan selanjutnya remaja putrinya lah yang menentukan sampai batas mana agresivitas pria itu terpenuhi
-           Remaja pria cenderung menekan dan memaksa remaja putri untuk berhubungan seks, namun ia sendiri tidak merasa memaksa

C.     Kelainan Dan Gangguan Seksual
Jenis-jenis gangguan seksual pada umumnya:
-          Gangguan identitas jenis
-          Parafilia
-          Disfungsi psikoseksual
-          Gangguan psikoseksual

BAB VII     PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA
A.     Kenakalan Remaja
-          Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain
-          Kenakalan yang menimbulkan korban materi
-          Kenakalan social yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain
-          Kenakalan yang melawan status

B.     Penyalahgunaan Narkoba
Jenis-jenis narkoba:
-          Opium
-          Heroin
-          Shabu-shabu
-          Ekstasi
-          Putaw
-          Ganja
C.     Psikopatologi Pada Remaja
Jenis-jenis gangguan jiwa pada praremaja:
-          Gangguan neurosis
-          Takut kepada sekolah
-          Keterasingan
-          Kenakalan anak
-          Retardasi mental
-          Gangguan organis
-          Gangguan kepribadian
D.     Penanganan Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja
-          Kepercayaan
-          Kemurnian hati
-          Kemampuan mengerti dan menghayati perasaan remaja
-          Kejujuran
-          Mengutamakan persepsi remaja sendiri
-          Penanganan individual
-          Penanganan keluarga
-          Penanganan kelompok
-          Penanganan pasangan
                                                                     BAB III
                                                             PEMBAHASAN



























                                                   


















BAB IV
PENUTUP

A.     KESIMPULAN
Manusia adalah suatu makhluk somato-psiko-sosial dan karena itu maka semua pendekatan terhadap manusia harus menyangkut semua unsur somatic, psikologi, dan social. Remaja adalah mereka yang berusia antara 12-21 tahun. Remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan. Masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Perkembangan psikologis di tekankan pada keadaan emosi remaja. Kenakalan remaja itu sendiri merupakan perbuatan pelanggaran norma-norma baik norma hokum maupun norma social.

B.     SARAN
Berdasarkan critical book yang saya buat, mungkin ada tambahan-tambahan untuk mengisi kekurangan-kekurangan dalam critical book ini. Saran dari semuanya akan saya kumpulkan untuk memberi semangat dan acuan dalam penulisan critical book ini.











  


  

















DAFTAR  PUSTAKA

Andrini , D. R. (2000). Intensi orangtua untuk memberikan pendidikan seks kepada anak remajanya. Skripsi. Jakarta: fakultas psikologi UI
Aditya, Prita. (2009). Gambaran kecemburuan pada kaum homoseksual pria di Jakarta. Skripsi. Jakarta: Fakultas Psikologi UI
Bertens, K. (1980). Memperkenalkan psikoanalisis Sigmund freud. Jakarta: Gramedia
Dapartemen Kesehatan (1993). Pedoman penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa di Indonesia III, Cetakan Pertama. Jakarta: Depkes
Dirjen PPM dan PLP, Depkes RI. 1999. Laporan kasus HIV/AIDS s/d Maret 1999